Gerbang Warta – Di tengah derasnya arus informasi dan penggunaan media sosial yang semakin intens, tren digital detox atau detoks digital kini menjadi gaya hidup yang banyak diminati kalangan generasi muda. Fenomena ini viral di berbagai platform media sosial karena dinilai mampu membantu menjaga kesehatan mental sekaligus meningkatkan kualitas hidup.
Digital detox merupakan upaya membatasi penggunaan perangkat digital, seperti telepon pintar, laptop, maupun media sosial dalam jangka waktu tertentu. Tujuannya adalah mengurangi ketergantungan terhadap gawai serta memberikan kesempatan bagi seseorang untuk lebih fokus pada kehidupan nyata.
Sejumlah anak muda mulai menerapkan pola hidup ini dengan berbagai cara, mulai dari mematikan notifikasi media sosial, menetapkan jam bebas gawai, hingga menghabiskan waktu di alam terbuka tanpa membawa ponsel.
Nabila (24), seorang pekerja kreatif di Surabaya, mengaku merasakan banyak manfaat setelah rutin melakukan digital detox setiap akhir pekan.
“Dulu saya hampir tidak pernah lepas dari ponsel. Setelah mencoba digital detox, tidur menjadi lebih nyenyak dan saya bisa lebih menikmati waktu bersama keluarga,” ujarnya.
Psikolog sekaligus pemerhati kesehatan mental, Dr. Ratna Widiyastuti, mengatakan penggunaan teknologi secara berlebihan dapat memicu stres, kecemasan, hingga kelelahan mental.
“Teknologi pada dasarnya sangat membantu kehidupan manusia. Namun, penggunaan yang tidak terkendali dapat berdampak negatif terhadap kesehatan psikologis. Karena itu, membatasi waktu layar menjadi langkah yang baik,” jelasnya.
Selain meningkatkan kesehatan mental, digital detox juga dinilai mampu meningkatkan produktivitas. Banyak pelaku tren ini memanfaatkan waktu luang untuk membaca buku, berolahraga, berkebun, hingga mengikuti kegiatan sosial di lingkungan sekitar.
Tren tersebut diperkirakan akan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara kehidupan digital dan kehidupan nyata. Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa digital detox bukan berarti meninggalkan teknologi sepenuhnya, melainkan menggunakan teknologi secara bijak, proporsional, dan sesuai kebutuhan.
Dengan semakin tingginya aktivitas masyarakat di dunia digital, gaya hidup sehat melalui digital detox diyakini menjadi salah satu solusi untuk menjaga kesehatan fisik maupun mental di era modern.
(Admi : Gerbang Warta}

